Kompetisi U21 Dihapus, Sriwijaya FC Bingung

Salah satunya bahkan datang dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumatera Selatan yang secara wilayah menaungi Sriwijaya FC. Asprov PSSI Sumatera Selatan bingung karena Sriwijaya FC telah menyiapkan tim U21 yang bakal sia-sia jika kompetisinya dihapus.
Ini (penghapusan kompetisi U21 ) benar-benar sangatlah tragis, karena kami bingung mau bilang apa kepada anak didik yang sudah dibina selama ini, tukas Kepala Bidang Pembinaan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumatera Selatan, Bambang Supriyanto, beberapa waktu lalu.
Kemudian juga kepada 542 peserta seleksi Sriwijaya FC U21 yang baru digelar kemarin, lanjutnya.
Seharusnya, semakin banyak kompetisi kelompok umur justru semakin baik dan saling melengkapi. Kami mendukung kewajiban klub yang harus punya tim U16 dan U19, tetapi yang U21 jangan sampai dihilangkan. Apalagi dengan cara dibunuh seperti ini, imbuh Bambang Supriyanto.
PSSI beralasan, para pemain U21 bisa bergabung dengan klub-klub yang berlaga di Liga 1, Liga 2, maupun Liga Nusantara. Sebagai gantinya, PSSI menggelar kompetisi U16 dan U19. Namun, hal ini menurut Bambang Supriyanto, belum menjadi solusi untuk pemain U21.
Kalau untuk kita pilih atau fokus ke U19 tidak bisa. Sebab rentang umurnya sangat berbeda. Untuk ke depan keputusannya kami rapatkan dulu, tuturnya.
Untuk U19 kami sudah ada saat menyeleksi pemain se-Sumatera Selatan untuk ikut seleksi tim nasional kemarin. Tapi selanjutnya juga akan kami koordinasi juga kepada PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri), pungkas Bambang Supriyanto.

basketballbullsshop.com data pengeluaran sgp Sumber: Sidomi